Pihak Tao dan SM Entertainment akhirnya menggelar sidang pertama mereka.
Sidang pertama ini digelar pada 23 Oktober lalu, setelah beberapa kali gagal melakukan mediasi.
Dalam sidang tersebut, masing-masing pihak memberikan pembelaan mereka terkait kontrak gugatan Tao terhadap SM Entertainment.
Melalui sidang ini pengacara Tao menegaskan bahwa pihak SM Entertainment telah melanggar aturan karena membuat kontrak panjang selama 10 tahun. Mereka juga mengklaim bahwa pihak agensi melakukan tindakan diskriminasi terhadap anggota EXO yang berasal dari China.
Sedangkan pihak SM Entertainment membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa kontrak 10 tahun yang mereka buat sesuai dengan aturan di Korea. Itu disebabkan karena investasi yang dibuat sebelum debut sangatlah besar, sehingga kontrak 10 tahun terbilang sangat wajar.
SM Entertainment juga membantah pihaknya melakukan tindakan diskriminasi, karena dari awal EXO merupakan boy grup global, yang bertujuan untuk masuk di pasar Korea dan China.
Mereka juga meminta agar pihak Tao menyertakan bukti jika ingin menggugat agensi terkait tindak diskriminasi tersebut.
Sidang berikutnya antara Tao dan SM Entertainment akan digelar pada 4 Desember mendatang. (www.kpopchart.net)

0 comments:
Post a Comment